Home / Cerita Berbagi Skhola / Skhola yang Menyenangkan

Skhola yang Menyenangkan

Ketika mengetahui saya akan mewakili Skhola untuk kegiatan Rembuk Remaja.
Perasaan saya berkecamuk, antara senang dan tidak percaya diri mewakili komunitas Skholatanpabatas.  
 
Ketakutanku seperti bagaimana komunikasi dengan peserta lain mengingat saya orangnya tak banyak bicara. Ketakutanku untuk menjaga nama baik  komunitas ini. Semakin membuat perasaan ku tak karuan.
 
Saya menjadi utusan komunitas Skholatanpabatas dalam kegiatan Rembuk Remaja dilaksanakan oleh Yayasan Kampung Halaman. Kegiatan ini juga terselenggara atas kerjasama dengan beberapa komunitas di Makassar seperti Katakerja dan Ininnawa dan BaKTI. Bertempat di Training Center Ininawa, Maros. Kegiatan berlangsung selama 4 hari, dari tanggal 8 sampai 11 januari 2018.
 
Namun semuanya sirnah saat hari pertama. Nampaknya semua peserta ramah. Seolah kami tak baru bertemu, tetapi sudah lama kenal. 
Tak kenal maka tak sayang. Begitulah ibarat pepatah lama, setelah pengenalan masing-masing komunitas, keakraban semakin tercipta. Saling mengetahui dan mengerti keterbatasan yang terjadi di daerah komunitas masing-masing. 
 
Selain pengenalan masing-masing komunitas,  peserta dibagi dalam kelompok dan diberikan materi cara merancang membuat aktivitas impian.
 
Sedikit bercerita terkait perancangan aktivitas impian. Aktivitas impian bagaimana kita di masa depan. Dengan dibagi dalam kelompok kami menyusun rancangan impian tentunya dengan penambahan materi teknologi dan ruang agar impian bisa memberi aspirasi. Kemudian dipresentasikan dan masing-masing kelompok memberi masukan atau saran. 
 
Begitu banyak pelajaran penting dalam yang dapat kupetik dalam kegiatan ini. Saya merasakan dinamika kelompok, perdebatan, saling mendengarkan, belajar menerima kritik dan saran serta belajar mengutarakan pendapat. Tak kalah pentingnya, saya mendapat kenalan baru dapat memperluas jaringan saya. 
 
Akhirnya, kegiatan ini berujung pada kesadaran diri saya. Bahwasanya saya belum menjadi ‘apa-apa’ dalam komunitas Skholatanpabatas. Oleh karenanya motivasi terpenting untuk berbuat lebih baik lagi menjadi hal utama.
 
Penulis: Udin Ayruz

About Skholatanpabatas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*